Malam di Cupola: kubah bata segi delapan yang belum selesai terbungkus perancah kayu bertingkat, dan gargoyle batu raksasa mencengkeram sisi kanan kubah di bawah bulan.
Ambil Demo

Demo dibuka akhir 2026.

Di perancah malam: Baldo si kuli pikul paling dekat dengan balok di bahu, Lorenza si arsitek di papan dengan gulungan rancangan menyala, Tullio si pandai besi dengan palu di bahu, dan Ilaria si pelukis fresko berayun di tali.

Cupolane CUPOLANE

Jangan lihat ke bawah!Baldo Tahan baloknya, Baldo!Lorenza

Siang hari kami menambah satu cincin bata. Malamnya gargoyle mencabut dua.

Cupola sedang membangun kubah terbesar yang pernah berdiri, dan kubah itu belum pernah selesai.

Kamu memimpin empat magang di dua puluh lantai perancah. Lima distrik menunggu di bawah, enam puluh gargoyle turun dari atas, dan setiap pertempuran berjalan bergiliran di papan yang bisa patah kapan saja.

Lorenza berlutut di papan perancah, menahan gulungan rancangan yang menyala dengan jangka besi dan mengukur dengan siku kayu.

Arsitek magang

Lorenza

"Rancangannya benar. Gravitasinya saja yang keras kepala."

Lorenza membaca perancah seperti membaca surat. Gulungannya menyala di titik paling lemah, dan dari situ party tahu balok mana yang harus ditarik lebih dulu.

Wheelwright Quay

Kincir di tepi sungai menggiling kapur untuk adukan. Gargoyle paling kecil turun ke sini lebih dulu, dan yang kecil pun sanggup menjebol atap.

Lima distrik, satu bukit.

Lukisan kota Cupola yang bertingkat dari kiri ke kanan: dermaga kincir air di tepi sungai, tangga penyamak kulit, lorong lengkung serikat, bukit tungku bata yang berasap, dan kubah berperancah di puncak.

Panah kiri dan kanan berpindah distrik.

Baldo berdiri di pijakan perancah, menarik tali katrol dengan dua tangan selagi balok berayun di dekat kepalanya.

Kuli pikul

Baldo

"Aku yang angkat baloknya. Kalian jangan ikut jatuh."

Baldo memikul balok dan menarik tali katrol. Dalam pertempuran dia memasang lagi papan yang patah dan menahan pukulan yang seharusnya menjatuhkan Lorenza.

Gargoyle Agung Basilio, setinggi kubah, berwajah singa bertanduk dan bersayap lengkung batu, memeluk kubah yang belum selesai dan mencabut satu tingkat perancah. Cahaya tungku merah dari bawah.

Gargoyle Agung

Basilio

Setinggi kubah dan lebih tua dari serikat arsitek. Basilio selalu mencabut balok yang paling kami butuhkan, seolah dia ikut membaca rancangannya.

Tullio mengayunkan palu dan Lorenza menghantamkan gulungan menyala ke cakar terakota Basilio pada saat yang sama, di perancah yang miring, kertas dan balok beterbangan.

Pukul di giliran yang sama.

Serangan gabungan terbuka saat dua magang berdiri di papan yang sama. Palu Tullio memecah batu, gulungan Lorenza menunjukkan retaknya.

Susun Perancah

Setiap pukulan, dari kamu atau dari gargoyle, menjatuhkan balok di lantai tempat pukulan itu mendarat.

Pilih susunan sebelum giliran dimulai. Yang benar membuat lantai musuh runtuh lebih dulu.

Panah atas dan bawah memilih susunan.

Perancah bertangga miring di sisi kubah: empat magang di tingkat atas, gargoyle di tingkat terbawah terjungkal saat balok di bawahnya tergelincir. Menara papan yang tergantung di derek katrol: satu tali putus, papan terbawah berayun lepas dan menjatuhkan gargoyle ke atap. Jembatan jungkat di antara rusuk kubah: Baldo melompat di ujung dekat dan gargoyle terlempar dari ujung jauh ke langit malam.

Balok terbawah tergelincir. Gargoyle di lantai tiga kehilangan pijakan dan jatuh lebih dulu.


Tullio memukul sambungan besi yang membara di landasan yang diikat ke balok perancah, percikan api terbang ke samping, bandul lot besi berayun di sabuknya.

Pandai besi magang

Tullio

"Ragu? Pukul. Masih ragu? Pukul lagi."

Tullio memaku sambungan besi dan memecah batu gargoyle. Bandul lotnya selalu menggantung lurus, jadi dia yang pertama tahu saat perancah mulai miring.

Ilaria tergantung terbalik dari tali, menyapukan kuas lebar berwarna hijau tembaga sambil menggigit jangka kuningan.

Pelukis fresko magang

Ilaria

"Diam dulu. Wajah gargoyle itu cocok untuk dinding timur."

Ilaria berayun di tali antarlantai. Tanda yang dia lukis di dinding membuat gargoyle salah melangkah, dan sesekali membuat Baldo salah melangkah juga.

Bagian dalam kubah di malam hari: empat magang di jembatan papan, gargoyle bertengger di bibir oculus di bawah bulan.

Pertanyaan dari bawah perancah

Kapan demo bisa dimainkan?

Akhir 2026, di PC, PS5, dan Nintendo Switch 2. Tanggal pastinya dikirim ke email yang terdaftar lewat form Ambil Demo.

Apa saja isi demonya?

Wheelwright Quay, Tanners' Stair, empat lantai pertama perancah, dan satu gargoyle penjaga di lantai empat. Simpanan demo terbawa ke game penuh saat rilis 2027.

Seperti apa pertempurannya?

Bergiliran, dengan party empat magang. Setiap pukulan menjatuhkan balok di lantai tempatnya mendarat, jadi posisi sama pentingnya dengan serangan.

Bisakah anggota party diganti?

Tidak. Lorenza, Tullio, Ilaria, dan Baldo selalu bersama. Yang berubah adalah alat mereka, susunan perancah, dan urutan giliran.

Berapa lama game penuhnya?

Cerita utama sekitar 40 jam menurut perkiraan studio. Memburu semua 60 gargoyle butuh waktu lebih panjang.

Bahasa apa yang tersedia?

Teks Bahasa Indonesia dan Inggris sejak demo. Suara tersedia dalam bahasa Inggris dan Italia.

Pengumuman Guild Arsitek

Demo dibuka akhir 2026: dua distrik dan empat lantai perancah.

Magang baru wajib bersepatu tebal. Guild tidak menanggung balok jatuh.

Dipaku di tiang ketiga, 21 Oktober.

Ambil Demo

Tinggalkan email dan pilih platform. Kami kabari begitu demo dibuka.

Platform

Trailer Cupolane

Buka di YouTube